Solusi Hukum Menghadapi Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Solusi Hukum Menghadapi Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Mengenal Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Pedagang kecil kian resah dengan munculnya berbagai jenis mini market yang menjual aneka produknya dengan harga murah. Padahal pedagang kecil telah menjual dagangannya dengan mengambil keuntungan yang sangat sedikit dari harga pokok. Tentu saja harga pokok pembelian pembelian pedagang kecil yang mereka membeli secara retail, jauh lebih mahal ketimbang harga pokok pembelian yang dilakukan secara grosiran oleh mini market yang diperoleh langsung dari pabrik.

Kalau dibiarkan terus-menerus, bisa-bisa pedagang kecil tidak lagi memiliki kesempatan untuk berusaha. Mengingat modal yang mereka miliki sangat terbatas. Padahal mencari kehidupan yang layak merupakan hak setiap warga negara dan dilindungi oleh konstitusi. Bagaimana upaya hukum pedagang kecil untuk mendapatkan hak tersebut?

Dalam banyak kasus, sebagaimana kami lansir dalam situs Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang mengatakan bahwa 80 persen tender pemerintah sarat persengkololan. Maka sudah selayaknya pengusaha pelaku tender hendaknya mengerti betul tentang seluk beluk apa itu persekongkolan. Dan bagaimana hukum mengaturnya.

Dalam UU N0.5/99, diatur bagaimana persaingan usaha yang tidak sehat seperti apa. Persaingan usaha tidak sehat merupakan persaingan antar pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dilakukan dengan cara tidak jujur atau melawan hukum atau menghambat persaingan usaha.

Sedangkan bentuk-bentuk persaingan usaha yang tidak sehat antara lain:

Monopoli yaitu penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang dan atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok pelaku usaha.
Disamping itu, dikenal juga Praktek monopoli yaitu pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu atau lebih pelaku usaha yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan atau jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum.
Pemusatan kekuatan ekonomi yang berupa penguasaan yang nyata atas suatu pasar bersangkutan oleh satu atau lebih pelaku usaha sehingga dapat menentukan harga barang dan atau jasa.
Posisi dominan yaitu kondisi pelaku usaha tidak mempunyai pesaing yang berarti di pasar bersangkutan dalam kaitan dengan pangsa pasar yang dikuasai, atau pelaku usaha mempunyai posisi tertinggi di antara pesaingnya di pasar bersangkutan dalam kaitan dengan kemampuan keuangan, kemampuan akses pada pasokan atau penjualan, serta kemampuan untuk menyesuaikan pasokan atau permintaan barang atau jasa tertentu.
Persekongkolan atau konspirasi usaha adalah bentuk kerjasama yang dilakukan oleh pelaku usaha dengan pelaku usaha lain dengan maksud untuk menguasai pasar bersangkutan bagi kepentingan pelaku usaha yang bersekongkol.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s